Artikel Berita
Ragam terkini seputar #INSANBinjai
INSAN Gelar Workshop Strategi Penyusunan Kurikulum Magister PAI Berbasis Nilai Islam dan Kearifan Lokal
Diterbitkan pada
22 September 2026
Diterbitkan oleh
Indah Fahira, S.S
HUMAS INSAN – Institut Syekh Abdul Halim Hasan (INSAN) Binjai menggelar Workshop Strategi Penyusunan Dokumen Kurikulum Magister Pendidikan Agama Islam (PAI) yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam, karya Syekh Abdul Halim Hasan, dan kearifan lokal. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (18/9/2026) di Ruang Rapat H. Zamachsari Lantai II INSAN Binjai sebagai bagian dari upaya memperkuat karakter dan arah pengembangan Program Studi Magister PAI.
Workshop menghadirkan dua akademisi dari Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN Sumatera Utara), yaitu Prof. Dr. Chandra Wijaya, M.Pd., dan Prof. Dr. Achyar Zin, M.Ag., sebagai pemateri. Kegiatan ini diikuti oleh Rektor INSAN, para Wakil Rektor, Dekan, Ketua Program Studi, khususnya yang berada di lingkungan Program Studi PAI, serta turut dihadiri oleh para dosen dan mahasiswa Magister PAI.
Melalui workshop tersebut, INSAN membahas strategi penyusunan dokumen kurikulum yang tidak hanya memperhatikan aspek akademik, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai Islam, pemikiran dan karya Syekh Abdul Halim Hasan, serta kearifan lokal. Penyusunan kurikulum ini diharapkan dapat menjadi landasan dalam membangun karakter dan kekhasan Program Studi Magister PAI di INSAN.
Dalam sambutannya, Rektor INSAN, Prof. Dr. Muhammad Ramadhan, M.A., menegaskan pentingnya membangun identitas dan karakter yang kuat pada Program Studi Magister PAI. “Kami berharap S2 PAI ini punya warna dan punya karakter sendiri. S2 PAI ini merupakan program yang paling tinggi di INSAN, jadi kita harus mengembangkannya semaksimal mungkin,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rektor INSAN berharap pengembangan Program Studi Magister PAI dapat berjalan secara berkelanjutan dan turut mendorong lahirnya sumber daya akademik yang berkualitas di lingkungan INSAN. “Semoga setelah ini hadir profesor-profesor baru di INSAN yang dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan institusi dan pendidikan,” harapnya.
Sumber : Indah Fahira, S.S
Sumber : Indah Fahira, S.S
Sumber : Indah Fahira, S.S
Sumber : Indah Fahira, S.S
Sumber : Indah Fahira, S.S